konten kreator

 

Mungkin bagi kita yang sering berselancar di internet, kata “konten” sudah sangat akrab di telinga kita.

 

Hampir setiap hari, bahkan setiap saat ketika kita membuka ponsel pintar kita dan membuka media sosial favorit atau platform media streaming, kita pasti akan melihat, membaca, atau mendengar kata konten.

 

Bahkan, nyatanya setiap hal yang kita lihat di media-media tersebut dapat dikatakan sebagai konten itu sendiri.

 

Bagaimana dengan konten kreator atau pembuat konten?

 

Walaupun sejartinya setiap orang dapat membuat konten, namun titel dari “konten kreator” ini lebih ditujukan sebagai profesi. Istilah ini lazim digunakan pada orang-orang yang memang bekerja untuk membuat konten tersebut, apapun platform ataupun media yang mereka gunakan.

 

Di sini, kita akan membahas bagaimana profesi ini berkembang di Indonesia hingga mempunyai banyak peminat pada saat ini.

 

Kemunculan YouTube

Tak dapat dipungkiri bahwa kemunculan YouTube di dunia internet sebagai salah satu platform video streaming terbesar saat ini mempengaruhi minat pada profesi konten kreator.

 

YouTube awalnya hanya menjadi tempat orang berbagi video yang memiliki cerita masing-masing dengan berbagai macam kreativitas dan dari berbagai bidang yang berbeda-beda.

 

Hingga kemudian potensi dari YouTube dilihat oleh berbagai perusahaan besar dan pemilik bisnis hingga mereka mau mengiklankan bisnis mereka di sana.

 

Nah, karena hal ini, para video kreator di YouTube mendapatkan insentif berupa uang hasil dari iklan yang dipasangkan pada video mereka.

 

Selain itu ada juga sponsorship pada beberapa video dan praktek marketing lainnya.

 

Hal ini juga terjadi di Indonesia. Banyak orang yang tertarik dengan peluang menghasilkan uang dari membuat video dan menyebarkannya secara online ini.

 

Di Indonesia pun muncul nama-nama seperti Raditya Dika, Edho Zell, SkinnyIndonesian24 dan lain sebagainya yang menjadi populer pada awal-awal kenaikan YouTube di Indonesia.

 

Dari mereka banyak orang yang tertarik untuk melakukan hal yang serupa dan membuat channel atau kanal mereka sendiri di platform video streaming ini.

 

Kontennya pun beragam, mulai dari konten original ataupun meniru atau bahkan menciplak karya video dari orang lain dengan sedikit modifikasi.

 

Kepopuleran Media Sosial

Awalnya media sosial hanya dinilai sebagai sarana untuk terhubung dengan teman atau orang lain yang memiliki ketertarikan yang sama.

 

Namun, seiring perkembangannya dan penambahan fiturnya serta kegunaannya yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan marketing membuatnya menjadi semakin populer.

 

Terlebih lagi ketika kemunculan smartphone dan internet yang semakin mudah diakses oleh siapapun, di manapun, dan kapanpun.

 

Banyak orang ingin meningkatkan jumlah pengikutnya di sosial media untuk berbagai hal, mulai dari personal branding hingga marketing.

 

Hal ini membuat para pemilik akun ingin menarik sebanyak-banyaknya perhatian orang untuk mengikuti mereka di media sosial.

 

Di sinilah para konten kreator berperan.

 

Di media sosial seperti Instagram yang sangat menonjolkan visual misalnya, para konten kreator berlomba-lomba membuat video, foto, gambar, atau bahkan desain dari feed yang tampak menarik bagi para pemilik akun lain.

 

Caption-caption yang menyertainya pun juga dibuat sedimikian rupa agar dapat relevan dan relatable dengan target dari postingan tersebut.

 

Tempat Dan Waktu Kerja Yang Fleksibel

Salah satu yang menarik orang untuk menjadi konten kreator karena profesi ini memperkenalkan pekerjaan yang fleksibel.

 

Hal ini masih cukup asing bagi kebanyakan rakyat Indonesia, bahkan sampai saat ini. Tapi, konsep ini menjadi cukup populer di kalangan masyarakat yang berusia lebih muda, karena menawarkan keseimbangan pekerjaan dan kehidupan (work-life balance).

 

Karena konsep yang relatif baru ini dan juga didukung dengan perkembangan teknologi yang mendukung. Wajar saja banyak yang tertarik menjadi konten kreator.

 

Nah, kurang lebih begitulah bagaimana konten kreator berkembang di Indonesia. Kalau kamu tertarik menjadi konten kreator, kamu harus pahami apa itu plagiarisme agar terhindar dari praktek tersebut. Klik linknya, dan kita akan bahas bersama!